Pages

Kamis, 27 Januari 2011

akhir masa jabatan bukan akhir pertanggungjawaban

hm.... tulisan ini dibuat pada suatu masa (disampaikan sebagai pandangan umum) ketika kita begitu idealis memperjuangkan organisasi tercinta. merawat dan menjaganya. kini ia sudah menunjukkan geliatnya. semangat para laskar ilmiah. dunia menanti karya cipta mu!


Assalamu’alaikum wr wb
Alhamdulillahirobbill ‘alamin, Segala puji bagi Allah Swt yang telah menghantarkan kita ke penghujung periode kepengurusan ini. Ini adalah anugerah yang sangat besar yang kita rasakan sekarang, namun apakah kita pernah menyadari sesungguhnya begitu banyak nikmat yang telah diberikan-Nya sehingga kita dapat hadir disini dalam keadaan sehat wal afiat?
Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada suri tauladan kita, nabi Muhammad Saw. Seorang pemimpin bijak bersahaja yang disegani kawan dan lawan. Marilah kita menjadikan beliau sebagai panutan dalam setiap tindakan
Perjalanan panjang kafilah MRC di suatu periode waktu telah tertuang di lembar sejarah perjuangan mahasiswa merdeka yang mencoba untuk memperjuangkan iklim ilmiah di kampus tercinta. Sebuah warisan berharga dari pengurus periode sebelumnya dengan cita-cita mulia menghidupkan penelitian mahasiswa.  Memang, di usianya yang masih balita MRC mencoba merangkak berjalan jatuh bangun dalam menggapai asa dan cita mewujudkan eksistensinya dikampus.
MRC (Medicalstudent Research Centre) periode ini bermula dari ketokan palu pada akhir januari lalu. Waktu yang cukup lama untuk terjalinnya solidaritas dan rampung proker-proker yang direkomendasikan pada RUA sebelumnya. Namun jalan yang kita tempuh tidak semulus yang kita inginkan. Berbagai persoalan muncul baik internal maupun eksternal.
Tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada diantara rekan-rekan yang mengaku dirinya pengurus MRC belum memiliki kecintaan yang cukup besar untuk organisasi ini. Sehingga dalam perjalanannya ada yang ‘muntaber’, mundur tanpa berita. Masalah klasik, kata orang, namun inilah kenyataannya. Idealnya hal seperti ini tidak terjadi jika kita benar-benar komitmen dan adanya solidaritas yang kuat. Walaupun begitu kita tetap berjuang untuk bangkit dengan segala keterbatasan.
Kontinuitas gerak kerja organisasi tidak lepas dari peran sarana dan prasarana. Alhamdulillah kita sudah disediakan sekretariat, namun ruangan yang mungil disudut kampus kiranya tidaklah cukup untuk menampung pengurus dan anggotanya. Alhasil, kita tetap jalan dengan rapat diteras-teras gedung kuliah. Alhamdulillah. Seandainya kita boleh berandai-andai, dengan sekretariat dan fasilitas yang memadai tentunya organisasi ini akan terasa lebih hidup. Sebuah tantangan buat kepengurusan berikutnya untuk mewujudkan impian kita ini. Amin.
MRC yang notabene sebagai satu-satunya organisasi penelitian dikampus FK UNAND masih belum juga menghasilkan sebuah penelitian. Setelah sekian lama dana puluhan juta dianggarkan pimpinan kita tetap saja masih malu-malu untuk mengambilnya. Akhirnya pimpinan pun mempertanyakan ke-MRC-an kita. Hingga pada suatu waktu ketika DIKTI memberikan kesempatan mengajukan proposal penelitian. Kita didesak untuk memasukkan 20 proposal. Stress berat, saat itu libur yang semua orang entah kemana, kita dituntut untuk memenuhinya kalau tidak dinonaktifkan. Alhamdulillah dengan perjuangan dan saling menyemangati akhirnya kita dapat memasukkan 8 proposal. Dan pada akhir masa jabatannya PD3 mengucapkan terimakasih kepada kita semua dan mendokan proposal kita lulus. Amin. Terimakasih Pak.
Beberapa kegiatan yang akan diangkatkan sempat diundur, tapi tak menyurutkan semangat rekan-rekan panitia. Bukan menganaktirikan namun keadaan menuntut kita untuk menyelesaikan yang lebih prioritas. Pelihara terus  semangat teman-teman karena temilnas tahun depan menanti kita. Tidak hanya semangat jadi panitia tapi juga semangat berkarya.
Pemimpin yang baik adalah adalah pemimpin yang bisa menciptakan pemimpin yang lebih baik. Begitu juga  dengan organisasi kita, MRC Alhamdulillah sudah mencoba untuk menciptakan suatu pola baku kaderisasi sehingga nantinya diharapkan muncul generasi-generasi peneliti yang tangguh dan produktif.
Administrasi, keuangan, informasi dan komunikasi adalah tulang punggungnya MRC. Tanpa administrasi yang teratur, keuangan yang cukup, dan gebyarnya publikasi kegiatan MRC, maka sebuah organisasi akan susah untuk bergerak dan memperlihatkan eksistensinya didalam dan diluar kampus. Dalam hal ini MRC periode sekarang mengalami suatu hambatan yang cukup berarti. Mudah-mudahan kedepannya lebih baik.
Secara umum, MRC hari ini sudah lebih baik dari MRC sebelumnya.
Sebuah regenerasi mutlak terjadi. Yang usang dan tua mundur berganti dengan yang muda, energik, dan kreatif-visioner. Tanpa lepas tangan yang lebih dahulu mengecap asam garam dituntut untuk selalu membimbing agar tidak jatuh pada lubang yang sama supaya tujuan tercapai dengan seksama tanpa menepis kenyataan bahwa rintangan  memang selalu ada.
Terimaksih kepada segenap pengurus yang sudah bahu membahu berjuang bersama demi kejayaan MRC. Sekretaris umum Meiustya Rahayu yang selalu optimis dan kreatif, bendahara umum Melia Rahma Dewi Murni yang  kritis dan solutif. Terimakasih atas dukungan dan kerjasamanya selama ini. Seterusnya koor Kaderisasi Frista Maulina beserta staf terimakasih sudah menciptakan generasi baru yang lebih tangguh. Koor Ilmiah M. Iqbal dan staf terimaksih sudah berusaha menghidupkan suasana ilmiah di kampus dengan segala keterbatasan. Terimakasih kepada koor infokom Eka Fitriani beserta staf yang sudah mempublikasikan MRC dan menjalin kerjasama dengam pihak luar. Koor Danus Indah Faradisa beserta staf terimakasih sudah melakukan usaha kreatif untuk mendanai MRC. Dan Kestari Pamella Kusuma Werdani beserta staf yang sudah merapikan administrasi MRC. Tanpa kalian MRC tidak akan seperti hari ini.
Mohon maaf atas segala kesalahan lisan ataupun perbuatan. Sungguh hati ini tak berniat untuk menyakiti. Setiap perdebatan yang terjadi hanyalah untuk kemajuan MRC. Semoga hari-hari yang telah kita lalui bersama dan hari ini menjadi suatu kenangan indah suatu hari nanti.
Salam MRC!                       

0 komentar:

Posting Komentar